...
Sorry sorry dia mencintaiku,
lebih dari dia mencintaimu
Ooo ooo
Maafkan dirinya bersamaku
...
Lirik lagu Night to
Remember yang mengalun dari radio di
kamarku terasa menyebalkan. Seolah menyindirku. Ya, hari itu dimana aku tahu, kalau selama aku pergi, Alyssa
–gadis yang pernah menjadi gadisku— akhirnya pergi dengan Mario, sahabatku.
Ya, pekerjaanku sebagai Jurnalis di sebuah stasiun TV
swasta membuatku harus sering pergi keluar daerah bahkan keluar negeri, dan itu
sebabnya akhirnya aku kehilangan gadisku.
“Al, aku ada tugas liputan di
Jepang. Kayaknya bakal lama deh..”
“Yah.. LDR lagi dong, Gab..
kamu berangkat kapan?”
“Minggu ini,”
“Iya udah. kamu baik-baik ya..
jaga hati..”
Kata-katanya yang menyuruhku untuk menjaga hati itulah
yang menenagkanku untuk tetap pergi. Sehari sebelum aku berangkat, aku
mengajaknya makan. Ya itung-itung perpisahan. Dengan Raynald –adikku-, Alyssa, Mario –sahabatku-,
Irene dan yang lain. dan malam itulah terakhir kali kami bersama.
2 bulan dengan tugasku di Jepang, aku kembali ke
Indonesia sekitar seminggu yang lalu. Tentu saja aku langsung menemuinya, dan
kau tahu apa yang terjadi?
Aku meminta Alyssa menemuiku malam itu di tempat biasa,
cafe favorit kami. Dan kau tahu dengan siapa dia datang? MARIO! Iya, Mario
teman dekatku. Dan mereka mengenakan kaos couple, yang bahkan aku dan Alyssa dulu
tak pernah memikirkan itu. Hahah mereka terlihat lucu –dan freak- dengan kaos itu.
“Hallo! Gab, apa kabar?”
“Baik. Bagaimana denganmu? Dan
kau, Al?”
Gadis itu seolah menghindari tatapanku ke matanya. Yah..
memang harusnya begitu, kan? Aku korban backstabbing
ini.
“Aku baik. Em.. sebelumnya
maaf, Gab! Kurasa kau juga sudah tahu apa maksudku datang bersama Alyssa malam
ini.”
Yah.. akhirnya aku tahu semuanya malam itu. Alyssa and Gabriel was over, yang ada
Alyssa dan Mario sekarang. Lucu memang, ketika malam itu Alyssa menyuruhku
menjaga hatiku untuknya, dan ternyata dia malah memberikan hatinya pada orang
lain, where the fair point?
Tapi ya sudah lah, toh seandainya aku masih bersama
Alyssa sekarang bukan berarti aku akan bahagia, kan? Dan ini artinya aku tak
perlu menjaga hati lagi untuknya, kan?
Dan bicara soal move on, ya.. mungkin aku belum bisa dibilang
move on dari gadis itu meskipun
aku membiarkannya pergi. ‘Membiarkannya pergi jauh lebih mudah dari pada move on’,
kan? Menyenangkan memang saat bersama, tapi sendiri bukan berarti aku tak bisa
senang juga kan? Kisah kami berakhir dan aku akan memulai kisah baru yang lain.
J

Posting Komentar